Selasa, 01 Juli 2014

Dampak Permanainan Modern Terhadap Eksistensi Permainan Tradisional



Untuk anak-anak jaman 90’an mungkin masih tau dengan permainan gobak sodor, petak umpet, kelereng, bentengan, congklak/bantumi, bentengan, dokter-dokteran atau masak-masakan untuk anak perempuan, dan lainnya. Namun, anak-anak jaman sekarang sudah jarang bahkan tidak ada yang memainkan permainkan tersebut, khususnya di kota besar. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi yang semakin canggih. Kecanggihan teknologi ini juga mempengaruhi dalam hal game. Permainan anak jaman sekarang sudah serba canggih. Mereka tidak perlu bermain di luar rumah dan jauh dari jangkauan pengawasan orang tua. Saat ini anak-anak dapat bermain dengan menggunakan berbagai gadget seperti  laptop, tablet, smartphone, maupun PSP yang tidak perlu bermain di luar rumah. Hal ini menguntungkan bagi sebagian orang tua, karena tidak perlu khawatir saat anak mereka sedang bermain.

Di sisi lain, anak-anak juga tidak capek saat bermain. Namun, permainan canggih jaman sekarang sudah banyak berdampak bagi ketenaran permainan tradisional yang sudah ada dari jaman dahulu yang dilestarikan oleh orang tua jaman dulu. Permainan tradisional banyak berpengaruh terhadap anak itu sendiri untuk aspek kreatif. Selain itu, permainan tradisional mengajarkan anak untuk berusaha membuatnya jika mau bermain. Sedangkan permainan modern, mereka tinggal download untuk mendapatkan mainan baru. Namun tidak sedikit permainan modern yang bermain dengan taktik untuk mengasah kecerdikan seorang anak dalam memecahkan masalah dalam permainan tersebut.


Memainkan permainan modern dan permainan tradisional sebaiknya seimbang. Tidak mengapa kita terpengaruh dengan permainan modern yang banyak berkembang pada masa sekarang ini, namun sebaiknya permainan tradisional tetap tidak dilupakan maupun ditinggalkan. Hal ini karena permainan tradisional tidak sekedar permainan melainkan juga budaya yang seharusnya dilestarikan. Untuk melestarikan permainan tradisional yang ada di Indonesia, dapat dilakukan dengan membuat komunitas pecinta permainan tradisional maupun dengan mengadakan perlombaan pada acara-acara tertentu seperti pada saat hari anak nasional. Dengan begitu maka permainan tradisional dapat tetap eksis pada masa anak-anak penerus kita nantinya. 

1 komentar:

Amisha mengatakan...

Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

Posting Komentar

 
;